BIRO JASA PASPOR JAMBI

KANTOR IMIGRASI:

Jika Pembuatan Paspor di Jambi Umumnya Memakan waktu 9 Hari Kerja Terhitung Sebagai Berikut:
Hari I : Mengambil Formulir diloket dan Mengisi Kelengkapan data dengan melampirkan Syarat-syarat untuk membuat Paspor Seperti membawa : Ijazah Terakhir Asli, KTP Asli, Kartu Keluarga Asli, Akte Kelahiran Asli, Buku Nikah Bila Sudah Menikah.Kemudian Mengambil Nomor Antrian untuk Pemeriksaan Dokumen.Setelah Dokumen diperiksa Dokumen Asli dikembalikan dan Kita mendapat bukti Resi untuk datang kekantor lagi 3 hari kedepan.

Hari ke III : Menyerahkan Resi Kemudian antri untuk mendapatkan resi Pembayaran Kekasir.Setelah dipanggil kita diminta melakukan pembayaran Rp 255.000,- Sebagai Biaya Paspor yang akan disetor ke kas negara. Setelah itu kita mendapatkan nomor antrian lagi untuk melakukan Foto dan setelah Foto bila lancar kita langsung di interview.

Hari ke IX : Mengambil Paspor dikantor imigrasi dengan menunjukan Bukti Bayar kepada petugas.

Catatan: Bila Dokemen Sesuai memakan waktu 9 Hari, Jika Tidak lengkap Data berbeda
dengan data lainya maka akan memakan waktu lebih lama lagi untuk mengurus pasport.

BIRO PASPOR :
Melayani pembuatan Paspor 1 Hari langsung Jadi dan Photo Biaya yang ditawarkan Rp 1.100.000,-
Melayani pembuatan Paspor 2 Hari langsung Jadi dan Photo Biaya yang ditawarkan Rp 750.000'-
Melayani pembuatan Paspor 3 Hari langsung Jadi dan Photo Biaya yang ditawarkan Rp 650.000'-

Label: | edit post

BIAYA PEMBUATAN PASPOR

BIAYA PEMBUATAN PASPOR KANTOR IMIGRASI:
1.     Paspor biasa 48 halaman Rp. 200.000,-
2.     Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman Rp. 600.000,-
3.     Paspor biasa 24 halaman Rp. 50.000,-
4.     Paspor biasa elektronis (e-passport) 24 halaman Rp. 350.000,-
5.     Paspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak dan masih berlaku yang
        disebabkan karena kelalaian Rp. 100.000,-
6.     Paspor biasa elektronis  (e-passport) 24 halaman pengganti yang hilang/rusak
        dan masih berlaku yang disebabkan karena kelalaian Rp. 400.000,-
7.     Paspor biasa 48 halaman pengganti yang hilang/rusak dan masih berlaku yang
        disebabkan karena kelalaian Rp. 400.000,-
8.     Paspor biasa elektronis (e-passport) 48 halaman pengganti yang hilang/rusak
        dan masih berlaku yang disebabkan karena kelalaian Rp. 800.000,-
9.     Jasa Penggunaan Teknologi Sistem Penerbitan Paspor berbasis Biometrik Rp.55.000-,

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 04 Juli 2012 )
Sumber : www.imigrasi.go.id
Label: | edit post

PASPOR BIASA UNTUK CALON JEMAAH HAJI

PASPOR BIASA UNTUK CALON JEMAAH HAJI
 
PERSYARATAN
 
1.     Persyaratan permohonan Paspor Biasa untuk pengajuan pertama kali terdiri atas:
 
        a.     Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku;
        b.     Kartu Keluarga (KK);
        c.     Akte/Surat kelahiran atau surat nikah atau ijazah atau surat keterangan Kepala Kantor Kementerian Agama di
                provinsi/kabupaten/kota setempat dan Direktorat Pelayanan Haji Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang
                berisi identitas Jemaah haji; dan
        d.     Surat rekomendasi Kepala Kantor kementerian Agama di Kabupaten/Kota setempat.
 
2.     Persyaratan permohonan Paspor untuk pengajuan penggantian terdiri atas :
 
        a.      Paspor lama;
        b.     Surat rekomendasi Kepala Kantor kementerian Agama di kabupaten/kota setempat; dan
        c.      Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku dan Kartu Keluarga (KK) apabila terdapat perubahan.
 
3.     Bagi Calon Jemaah Haji dengan status bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
        dan karyawan swasta tidak perlu melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan.
 
4.     Bagi Calon Jemaah Haji yang mengajukan permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa berlakunya dikenakan
        persyaratan tambahan berupa surat kehilangan dari kantor Kepolisian Republik Indonesia.
 
5.     Terhadap Permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa berlakunya dilakukan proses pemeriksaan dalam Berita
        Acara Pemeriksaan, dan dapat diberikan penggantian paspor atas persetujuan Kepala Kantor Imigrasi.
 
6.     Dalam hal permohonan penggantian paspor hilang yang masih berlaku, dilakukan proses pemeriksaan dalam Berita Acara
        Pemeriksaan dan dikirimkan kepada Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia u.p.   
        Kepala Divisi Keimigrasian untuk mendapatkan keputusan penggantian Paspor.
 
 
PROSEDUR
 
1.     Bagi Calon Jemaah Haji Indonesia diterbitkan Paspor biasa 48 (empat puluh delapan) halaman.
 
2.     Dalam hal Paspor telah dimiliki Calon Jemaah Haji dan masih berlaku paling sedikit 6 (enam) bulan terhitung pada saat hari
        keberangkatan, dapat dipergunakan untuk kegiatan ibadah haji.
 
3.     Pengajuan permohonan Paspor dapat dilakukan baik secara manual maupun elektronik.
 
4.     Pengajuan permohonan Paspor diajukan melalui kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi domisili Jemaah haji atau kantor
        Imigrasi terdekat, atau melalui website www.imigrasi.go.id dengan mengisi formulir yang telah tersedia.
 
5.     Pengajuan permohonan Paspor dapat dilakukan secara perorangan atau kolektif yang dikoordinir oleh Kantor Kementerian Agama
        di pusat atau Kantor Wilayah Agama di provinsi.
 
6.     Calon Jemaah Haji pemohon paspor wajib datang ke kantor Imigrasi untuk proses pengambilan biometrik, wawancara, dan
        penandatanganan paspor.
 
7.     Pelayanan penerbitan Paspor bagi Calon Jemaah Haji yang berdomisili jauh dari kantor Imigrasi dapat dilakukan dengan fasilitas
        perangkat mobile unit oleh kantor Imigrasi tertentu.
 
8.     Pelayanan penerbitan paspor bagi Calon Jemaah Haji dilaksanakan mulai 6 (enam) bulan sebelum pelaksanaan haji dan dapat
        dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu.
 
9.     Nama Calon Jemaah Haji yang tercantum pada Paspor paling sedikit 3 (tiga) kata.Dalam hal nama Calon Jemaah Haji kurang dari
        3 (tiga) kata maka ditambahkan dengan nama ayah dan/atau nama kakek.
 
10.   Bagi Calon Jemaah Haji yang telah memiliki Paspor yang masih berlaku dengan nama kurang dari 3 (tiga) kata, diberikan
         penambahan nama pada lembar pengesahan/endorsement.
 
11.   Paspor yang telah selesai diproses tidak perlu difotokopi.
 
Label: | edit post

PASPOR BIASA UNTUK CALON TENAGA KERJA INDONESIA



PASPOR BIASA UNTUK CALON TENAGA KERJA INDONESIA
 
 
UMUM
 
1.     Bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia diterbitkan paspor biasa 24 (dua puluh empat) halaman atau 48 (empat puluh delapan)
        halaman.
 
2.     Permohonan paspor biasa bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia dapat diajukan secara elektronik atau nonelektronik.
 
3.     Permohonan paspor biasa bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia diajukan kepada Kepala Kantor Imigrasi yang masih berada
        dalam provinsi yang sama dengan domisili yang bersangkutan.
 
4.     Pengajuan permohonan paspor biasa bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia dapat dilakukan secara perorangan atau kolektif
        melalui perusahaan pengerah tenaga kerja Indonesia.
 
 
PERSYARATAN
 
1.     Pengajuan permohonan paspor biasa bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia dilampiri dengan :
        a.     Kartu tanda penduduk;
        b.     Kartu keluarga;
        c.     Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, surat baptis, atau ijazah;
        d.     Surat rekomendasi permohonan paspor calon tenaga kerja Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja provinsi
                atau kabupaten/kota; dan
        e.     Paspor lama, bagi yang telah memiliki paspor.
 
2.     Dalam hal dilakukan penggantian paspor, permohonan dilampiri dengan :
        a.     Kartu tanda penduduk;
        b.     Kartu keluarga;
        c.     Akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, surat baptis, atau ijazah;
        d.     Surat rekomendasi permohonan paspor calon tenaga kerja Indonesia yang diterbitkan oleh Dinas Tenaga Kerja provinsi
                atau kabupaten/kota; dan
        e.     Paspor lama.
 
3.     Bagi Calon Tenaga Kerja Indonesia yang mengajukan permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa
        berlakunya selain memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam point 2 diatas, juga dikenakan persyaratan
        tambahan berupa surat kehilangan dari kantor Kepolisian Republik Indonesia.
 
4.     Terhadap permohonan penggantian paspor hilang yang telah habis masa berlakunya dilakukan proses pemeriksaan dalam
        berita acara pemeriksaan dan dapat diberikan penggantian paspor atas persetujuan Kepala Kantor Imigrasi.
 
5.     Dalam hal permohonan penggantian paspor hilang yang masih berlaku, dilakukan proses pemeriksaan dalam berita acara
        pemeriksaan dan dikirimkan kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia u.p. Kepala Divisi
        Keimigrasian untuk mendapatkan persetujuan penggantian paspor.
Label: | edit post